Tower Crash 3D dan perlombaan merobohkan balok yang cocok warnanya
Tantangan arkade ini menempatkanmu di depan struktur tinggi yang tersusun dari balok, dan tembakanmu hanya memecahkan bagian yang cocok dengan warna bolamu. Daya tarik utamanya ada pada fisika: setiap hantaman bisa memiringkan bangunan, mematahkan bagian penopang, dan menjatuhkan semuanya dalam robohan yang terasa lebih besar saat kamu memicu reaksi berantai.
Kenai warna yang tepat atau sia-siakan satu tembakan
Setiap lemparan penting karena menara hanya akan goyah di bagian yang warna baloknya cocok dengan bolamu, jadi kamu perlu membidik dengan sedikit sabar alih-alih sekadar menekan layar terus-menerus. Semakin cepat kamu menggoyahkan struktur itu, semakin cepat sisanya runtuh, yang membuat skor bergantung pada seberapa cepat kamu merobohkannya. Warna dan menara adalah seluruh teka-teki di sini.
Power-up gempa bumi dan shotgun
Dua power-up memberi penghancuran keunggulan lebih besar: gempa bumi mengguncang bangunan hingga lepas, sedangkan shotgun bisa menghantam bagian yang lebih luas sekaligus. Dipakai pada saat yang tepat, keduanya bisa memicu rangkaian robohan yang membersihkan bentuk-bentuk keras kepala dan membantumu menuntaskan level dengan lebih sedikit lemparan. Itu membuat sisi penghancuran dalam game ini jauh lebih dari sekadar membidik.
Fisika 3D membuat setiap crash berbeda
Tampilan 3D membuat menara terasa fisik, jadi bahkan hantaman kecil bisa menggeser keseimbangan ke arah baru. Kalau kamu suka melihat potongan jatuh berantakan di bawah tekanan, Stack Smash, Cannon Balls 3D, dan Ball Gradient berbagi ide yang sama tentang menghancurkan struktur dengan tembakan presisi, sementara Solar Smash lebih menonjolkan robohan skala besar.
Stage yang dibentuk dengan indah membuat tiap ronde tampak berbeda, dan setup berbasis fisika memberi kamu tujuan yang jelas setiap kali: buat menara itu jatuh sebelum bolamu habis. Penanganan fisika melakukan kerja beratnya, jadi setiap hantaman bersih bisa berubah menjadi crash yang jauh lebih besar.
Platform
Browser desktop, ponsel, dan tablet
Dirilis
16 desember 2019
Pembaruan Terakhir
16 desember 2019